Program

Girls ACT

GIRLS ACT INDONESIA

Girls Act Indonesia merupakan bagian dari inisiatif Girls Act Internasional yang digagas oleh AIDS Healthcare Foundation (AHF) untuk memberdayakan Perempuan muda melalui pendidikan kesehatan, kepemimpinan, dan advokasi hak reproduksi dan seksual dengan skema youth-led atau komunitas yang dipimpin langsung oleh anak muda. Program ini telah berkembang sejak awal peluncurannya pada tahun 2016 di beberapa negara, yang kemudian hadir di hampir 40 negara termasuk Indonesia. Girls Act Indonesia diinisiasi berkat kerja sama yang baik antara AHF Indonesia dengan Yayasan Kerti Praja pada tahun 2022. Girls Act Indonesia merupakan sekolompok Perempuan muda usia 14-24 tahun yang aktif berkontribusi pada bidang kesehatan khususnya HIV. 

Di Indonesia, Girls Act berfokus pada peningkatan akses remaja terhadap informasi kesehatan seksual dan reproduksi, pencegahan HIV dan IMS, serta pengurangan angka kehamilan tidak direncanakan. Program ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman remaja, khususnya perempuan, mengenai hak-hak reproduksi, tetapi juga untuk menciptakan ruang aman yang inklusif dan suportif terutama bagi mereka yang hidup dengan HIV maupun berasal dari kelompok rentan lainnya.

Fokus Kegiatan Girls Act Indonesia

Sebagai inisiatif yang dipimpin oleh remaja, Girls Act Indonesia berkomitmen untuk menciptakan ruang yang aman, inklusif, dan memberdayakan bagi perempuan muda melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada edukasi, advokasi, dan pemberdayaan. Adapun beberapa kegiatan utama yang menjadi fokus kerja Girls Act Indonesia yaitu

1. Edukasi HIV dan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR)

Girls Act Indonesia aktif melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama remaja, mengenai HIV, IMS, serta pentingnya memahami hak-hak kesehatan seksual dan reproduksi. Sepanjang tahun 2024, lebih dari 1.000 orang telah teredukasi melalui kegiatan di sekolah-sekolah dan komunitas lokal.

2. Peer Educator Training

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan edukasi, anggota Girls Act Indonesia mendapatkan pelatihan peer educator untuk meningkatkan kapasitas mereka sebagai pendidik sebaya. Pada tahun 2025, anggota aktif Girls Act Indonesia telah mencapai 50 orang.

3. Capacity Building

Dalam menjalankan visi Girls Act untuk memberdayakan Perempuan, AHF bersama Yayasan Kerti Praja memberikan berbagai macam pembekalan mulai dari soft skill hingga hard skill yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan skill yang dapat berguna bagi kehidupan anggota.

 

4. Kampanye Isu Remaja

Girls Act Indonesia melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat terkait dengan isu-isu remaja, salah satunya adalah kesehatan seperti HIV, IMS, pencegahan kehamilan, dll. Selain itu, Girls Act Indonesia juga aktif menyuarakan kampanye tentang lingkungan.

5. Pembuatan Buku

Sebagai bentuk dokumentasi sekaligus media ekspresi, Girls Act Indonesia menginisiasi penulisan dan penerbitan buku yang berisi kumpulan cerita, refleksi, dan edukasi dari para anggota serta kontributor muda. Buku ini menjadi bukti nyata dari kekuatan suara perempuan muda dan kontribusi mereka dalam membangun narasi yang inklusif dan transformatif.

6. Partisipiasi dalam International dan Nasional Events

Girls Act Indonesia aktif berpartisipasi dan memeprjuangkan isu remaja pada forum-forum nasional dan internasional dan berjejaring dengan Kementerian Kesehatan republik Indonesia, UNAIDS, WHO, Komunitas Internasional dan NGO international.

7. Talkshow Remaja

Girls Act Indonesia menyelenggarakan talkshow yang menghadirkan narasumber muda dan profesional untuk membahas berbagai topik penting dan relevan bagi remaja, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kepemimpinan. Kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang diskusi dan memperkuat jejaring antar pemuda.

8. Peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia (International Girls Child Day)

Girls Act Indonesia memperingati Hari Anak Perempuan Sedunia setiap bulan Oktober sebagai momentum untuk menyuarakan hak-hak anak perempuan dan mengangkat berbagai tantangan yang masih mereka hadapi, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

 

9. Peringatan Hari Kesehatan Menstruasi (Menstruation Health Day)

Melalui berbagai kegiatan edukatif dan distribusi produk kebersihan menstruasi, Girls Act Indonesia berupaya menghapus stigma terkait menstruasi dan meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya manajemen kebersihan menstruasi yang layak dan sehat.

Interested in directly supporting our work?

The Kerti Praja Foundation was established on the 1st January 1992 with the objective of conducting research, providing free education and comprehensive health care for local communities in Bali.
Jalan Raya Sesetan No. 270 Banjar Pegok Sesetan, Denpasar, Bali Indonesia,
+62 361728916
Copyright © 2024 - Kerti Praja Foundation
Melayani masyarakat dengan hati